(Yogyakarta Culinary) Wonderful Taste of Sate Klathak Pak Bari



 Baca dalam Bahasa Indonesia      Read in English


Di suatu malam tepatnya tanggal 16 November 2016 untuk pertama kalinya saya mencoba kudapan yang bernama Sate Klathak. Sate Klathak ini merupakan makanan khas Bantul, suatu kabupaten yang terletak di provinsi DIY. Selain terkenal dengan jajaran pantai yang indah, kabupaten Bantul juga terkenal dengan beberapa makanan khas nya, salah satunya adalah Sate Klathak ini. Sate Klathak  dapat dengan sangat mudah dijumpai di Jalan Imogiri, karena penjualnya sudah sangat menjamur di Jalan Imogiri. Ada satu warung Sate Klathak yang membuat saya sangat penasaran untuk mencobanya, yaitu Sate Klathak Pak Bari. Kenapa? Karena Sate Klathak Pak Bari ini menjadi salah satu lokasi syuting film AADC 2. Melihat Rangga dan Cinta makan Sate Klathak berdua di suatu  tempat yang sangat sederhana dan menggunakan penerangan seadanya membuat saya tertarik untuk mencoba makan di Sate Klathak Pak Bari, tanpa ragu2 saya langsung menuju ke TKP dengan hanya bermodalkan Google Maps, karena saya tidak begitu hafal Jl.Imogiri. Lokasinya lumayan jauh dari pusat kota Jogja, jika dari tempat tinggal saya yang terletak di Jl.Kaliurang km 5 membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk sampai di Sate Klathak Pak Bari. Setelah sampai di TKP ternyata benar  suasana yang saya lihat di film AADC 2 sama persis dengan tempat sesungguhnya. Sate Klathak Pak Bari buka mulai pukul 18.30 WIB, karena pada pagi dan siang hari tempat berjualan Sate Klathak ini digunakan untuk berjualan oleh pedagang pasar, karena sejatinya tempat ini merupakan lapak pasar yang dialih fungsikan menjadi warung sate pada malam harinya. Saya pun memesan 2 porsi Sate Klathak. 1 porsinya berisi 2 tusuk sate kambing yang dilengkapi dengan kuah gulai. Uniknya penyajian Sate Klathak ini menggunakan tusuk besi, bukan menggunakan tusuk kayu seperti sate pada umumnya. Menurut Pak Bari penggunaan tusuk besi inilah yang menjadi salah satu faktor penyebab tekstur daging kambingnya menjadi sangat empuk, karena besi merupakan penghantar panas yang sangat baik, selain itu penggunaan tusuk besi juga lebih ramah lingkungan. Bumbu Sate Klathak juga sangat sederhana yaitu hanya menggunakan garam saja. Gigitan pertama saya mencoba Sate Klathak Pak Bari ini, saya merasakan sensasi rasa gurih dan asin yang merasuk  dengan sempurna ke dalam daging kambing yang sangat empuk. Hmmm…ternyata memang sangat nikmat rasa Sate Klathak Pak Bari ini, karena menurut beliau ada teknik rahasia dalam membakar Sate Klathak yang hanya diketahui oleh beliau. Mungkin itulah yang menyebabkan tekstur satenya bisa sangat empuk dan bumbu yang sangat sederhana tadi bisa merasuk dengan sempurna ditambah dengan bumbu gulai yang gurih semakin menambah nikmatnya rasa Sate Klathak Pak Bari. Untuk soal harga menurut saya tidak murah dan juga tidak mahal, jadi harganya standart lah. Untuk dapat mencicipi dua porsi Sate Klathak Pak Bari ditambah 2 porsi nasi putih dan segelas teh hangat, saya cukup merogoh kocek sebesar Rp 48.000,-. Asumsi saya untuk satu porsi Sate Klathak dibanderol Rp20.000,- sedangkan satu porsi nasi putih dibanderol Rp3.000,- dan segelas the hangat dibanderol Rp2.000,-. Lumayan murah bukan? Bgi yang penasaran dan ingin mencicipi lezatnya Sate Klathak Pak Bari bisa langsung menuju ke Jl.Kedaton, Pleret, Wonokromo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kalau dari kota Jogja silahkan menuju ke arah Jl.Imogiri Timur.

Beginilah penampakan Sate Klathak Pak Bari


Sate Klathak Pak Bari Jogja

Sate Klathak Pak Bari Jogja

Sate Klathak Pak Bari Jogja




(Yogyakarta Culinary) Wonderful Taste of Sate Klathak Pak Bari (Yogyakarta Culinary) Wonderful Taste of Sate Klathak Pak Bari Reviewed by Bernardus Adhika Sagasitas on November 25, 2016 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.