Friday, 16 June 2017

(Solo Culinary) Double Decker Casual Dining



 Baca dalam Bahasa Indonesia      Read in English


Akhir bulan maret tahun ini, saya berkesempatan mampir ke salah satu casual dining ala2 america yang cukup populer di kota solo, yaitu Double Decker. Terletak di salah satu kawasan dengan pembangunan wilayah yang cukup pesat di kota solo, Double Decker secara geografis justru terletak di kabupaten Sukoharjo, ya walaupun sebenarnya cuma berjarak 15-20 menit dari pusat kota solo. Double Decker terletak persis berdempetan dengan Fave Hotel Solo Baru, tepat di persimpangan patung Pandawa. Kesan pertama saya menginjakkan kaki di restaurant ini sangat terasa sekali nuansa “Pub” ala2 america seperti di film-fillm koboi :D

Saat pelayan menyodorkan daftar menu, saya tak lupa mengabadikan hampir seluruh daftar menu yang disajikkan di Double Decker ini, berikut penampakannya :












Akhirnya pilihan saya jatuh pada New York Sirloin steak, walaupun namanya New York tapi daging steak yang digunakan adalah daging local. Saya memesan seporsi steak dengan tingkat kematangan medium rare  dan seporsi Honey Glazed Salmon. Beserta minuman Lychee Teh, Es Fanta, dan Es teh manis. Pelayanan disini bisa dibilang cepat, karena saya tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan semua pesanan saya, hanya sekitar 15 menit. Selain itu pelayanan disini juga sangat ramah dan murah senyum.






Lanjut, saatnya menginvestigasi rasa. Saya memulai dengan Sirloin Steak yang dilengkapi dengan French fries dan mixed vegetables. Gigitan pertama cukup mengesankan, karena saya bisa merasakan tingkat kematangan yang pas sesuai dengan pesanan saya, saat saya membelah dagingnya pun masih terlihat kemerahan dan pas sekali, hanya saja kualitas daging local memang terasa berbeda jika dibandingkan dengan Angus beef atau American beef, but overall rasanya enak. Saya sengaja memakan steak tanpa menyertakan saus nya karena menurut saya menikmati steak dengan cara seperti ini memang lebih lezat dan akan mendapatkan rasa yang lebih original. Tapi bukan artinya saya tidak menyentuh sausnya sama sekali yaa… beberapa potong terakhir daging steak saya sempatkan untuk dicocol ke sausnya, pada saat itu saus yang saya pesan adalah barbeque. Overall dari segi penampilan, rasa, dan tekstur nya saya beri nilai 7.5 dari 10.







Ronde ke 2 giliran Steak Salmon nya yang mendapat perhatian. Penampilannya cukup menarik dan menggugah selera, apalagi ditambah dengan pelengkapnya yaitu lemon, mashed potatoes, dan mixed vegetables. Sesuai dengan namanya Honey Glazed Salmon, rasa manis dari madunya cukup menonjol namun tidak mendominasi jadi sangat pas, ditambah siraman lemon.. Hmmmm.. semakin nikmat. Daging salmonnya juga lembut dan tidak pelit. Overall saya beri nilai 8 dari 10.





Dua porsi steak yang saya makan sanggup membuat perut saya sangat kekenyangan. Haha
Sejujurnya sangat tidak dianjurkan untuk menghabiskan 2 porsi steak steak sekaligus karena pasti akan membuat anda kekenyangan.





Double Decker Casual Dining buka mulai pukul 12 siang sampai dengan 12 malam. Tempat ini selalu ramai pengunjung dari berbagai macam usia. Tidak jarang juga customer yang datang adalah satu keluarga besar. Kalau ada kesempatan tidak ada salahnya untuk mampir ke resto ini, antara rasa dan harga nya sangat worth it. 

0 comments:

Post a Comment

Categories

Enter your email below to get more updates.. It's Free!!

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner