Friday, 15 September 2017

(Yogyakarta Culinary) Six Senses Kitchen !!



 Baca dalam Bahasa Indonesia      Read in English


Hey guys.. kali ini saya akan berbagi pengalaman bersantap di restoran ala mediterania yang menurut saya adalah yang terbaik di kota Jogja, letaknya yang berada di salah satu pusat keramainan kota Jogja  dan juga tidak jauh dari pusat nongkrong turis bule di Jogja membuatnya selalu ramai dikunjungi, terutama bagi mereka yang ingin merasakan fine dining bersama keluarga ataupun makan malam romantis bersama orang tercinta. Mungkin beberapa dari kalian sudah familiar mendengar namanya atau malah sudah pernah mencobanya. Ya, restoran ini bernama Six Senses yang spesialisasi nya adalah makanan mediterania seperti makanan spanyol dan italia, menariknya lagi Head Chef nya merupakan orang asli spanyol yang sudah pasti mengerti betul bagaimana cita rasa otentik yang harus dihasilkan. So, buat kalian yang penegen merasakan citarasa makanan yang berbeda ala Mediterania silahkan coba mampir ke sin, alamatnya terletak di Jalan DI. Panjaitan No. 39, Mantrijeron, Jogja. Buka mulai jam 11 siang sampai jam 10 malam.



Saatnya saya membuktikan cita rasanya. Pada saat itu niat saya adalah mencoba Risotto nya karena memang sangat susah menemukan restoran yang menjual risotto di kota Jogja, namun karena mungkin saya datang terlalu malam jadi saya sudah kehabisan risotto. By the way, Risotto adalah makanan khas Italia yang bisa juga dikatakan nasi campur khas Italia, yang terbuat dari beras yang dimasak dengan kaldu sehingga teksturnya menjadi lengket seperti krim, biasanya disajikan dengan jamur. Karena pada saat itu saya kehabisabn Risotto, maka alternatifnya saya memesan Paella, secara penampilan kedua makanan ini memang sangat mirip, namun perbedaan utamanya adalah Paella merupakan makanan Spanyol sedangkan Risotto adalah makanan Italia. Selain itu terdapat juga perbedaan dari cara pengolahannya, jika membuat risotto dilakukan dengan mengaduk nasi secara perlahan hingga matang sehingga menyebabkan tekstur nasinya menjadi lengket, lain halnya dengan Paella yang cara pengolahannya adalah dengan mendiamkan nasi hingga matang yang menyebabkan nasi pada hidangan Paella tidak lengket dan bercampur manjadi satu seperti Risotto. Selain itu hidangan Risotto biasanya menggunakan keju, mentega, dan jamur, sedangkan Paella menggunakan bumbu rempah, seafood, dan perasan air lemon. Selain Paella saya juga memesan Spaghetti Aglio e Olio, yaitu spaghetti dengan bawang dan olive oil.



Pelayanan disini sangat cepat, cekatan dan ramah. Saya tidak perlu menunggu lama dan pesanan saya sudah datang di atas meja. Pertama-tama saya mencicipi Paella nya terlebih dahulu dan woow rasanya sangat enak, perpaduan antara gurihnya rempah-rempah yang berpadu dengan nasi dan asamnya perasan air lemon merupakan perpaduan yang sangat pas sekali, ditambah dengan udang dan kerang laut yang dihidangkan sekaligus dalam piring membuat piring saya terasa sangat sempurna dan membuat lidah saya ketagihan dan tidak bisa berhenti untuk mengunyah.. Very good job SixSenses untuk Paella nya. Selanjutnya giliran Spaghetti nya, saya sengaja memesan Aglio e Olio karena saya memang sangat menyukai kesederhanaan rasanya, karena hanya menggunakan bawang dan olive oil. Dan sekali lagi Six Sense berhasil membuat lidah saya berdecak kagum, dibalik kesederhaan rasanya, SixSense mampu mengolah Spaghetti Aglio e Olio ini dengan sangat sempurna, bahkan menurut saya hidangan ini merupakan yang paling enak dan paling otentik yang pernah saya coba. Overall kedua hidangan yang saya santap malam itu sangat menakjubkan dan saya nggak akan kapok untuk datang lagi ke SixSenses. Anyway, suasana disini sangat romantis dan cozy dijamin betah berlama-lama makan disini. Untuk soal harga dan menu lengkapnya silahkan scroll ke bawah. Kalau menurut saya sih cukup masuk akal untuk fine dining dengan suasana dan rasa sekelas SixSenses.













0 comments:

Post a Comment

Categories

Enter your email below to get the latest updates.. It's Free!!

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner