Sunday, 19 November 2017

(Klaten Culinary) Peridot Coffee & Tea



 Baca dalam Bahasa Indonesia      Read in English


Mungkin banyak orang-orang tidak mengetahui tentang Klaten, sebuah kota kecil yang menjadi penghubung utama Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kota Solo. Namun siapa sangka kota kecil yang kebanyakan hanya menjadi tempat numpang lewat ini lambat laun mulai menunjukkan eksistensinya, yaitu dengan digencarkan nya promosi wisata alam baik buatan maupun alami yang kini gaungnya mulai dikenal cukup luas dikalangan masyarakat luar kota disekitaran Klaten. Selain itu tidak ketinggalan juga tempat-tempat nongkrong kekinian juga mulai banyak berdiri di kota yang terkesan sepi dan tenang ini. Diharapkan tempat-tempat nongkrong ini mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat Klaten maupun pelancong yang berkunjung ke Klaten untuk berbagai kebutuhan, contohnya keperluan meeting kerja, nonton bareng sepakbola, temu kangen, atau sekedar menghabiskan waktu dengan orang-orang terdekat. Sehingga tidak perlu jauh-jauh ke Jogja ataupun Solo untuk bisa mendapatkan tempat nongkrong yang nyaman. Diantara sekian banyak tempat nongkrong yang bertebaran di Klaten, ada satu tempat yang berhasil mencuri perhatian saya karena konsepnya yang menurut saya sangat pas & cocok disebut sebagai tempat nongkrong kekinian, yaitu Peridot Coffee & Tea. Terletak di lokasi yang cukup mudah dijangkau dan tidak jauh dari jalan utama, yaitu di Jl. Wijaya Kusuma, Gayamprit, Klaten, atau dibelakang SMK 3 Klaten. Aura yang cozy sangat terasa saat pertama kali menginjakkan kaki di Peridot, ditambah dengan kehangatan crew nya saat menyambut kedatangan kami, membuat suasana yang terbentuk semakin mengesankan. Tidak banyak yang bisa saya ceritakan mengenai konsepnya, yang jelas anda bisa memilih ruang indoor ataupun outdoor untuk menghabiskan waktu disini. Mungkin gambar berikut ini akan berbicara lebih banyak.



Karena niatan saya disini hanya nongkrong saja jadi saya tidak memesan makanan, melainkan hanya memesan beberapa menu minuman, yaitu Mochacinno Frappe, Iced Chocolate, Caramel Frapuccino, Café Latte, dan Espresso Macchiato. Memang sengaja saya memesan menu yang kontras berbeda karena saya ingin mengetes originalitas rasa kopi maupun non-kopi yang ada di Peridot ini. Berikut penampakan minuman beserta menu-menunya.






 Untuk rasa kopi Espresso Macchiato nya saya cukup terkesan karena aromanya yang harum dan kuat namun tetap lembut saat diminum berkat sedikit campuran susu dan busa diatasnya, namun rasa pahit dari espresso nya masih lebih dominan, rasanya akan lebih mantap jika tanpa tambahan gula. Nah, kalau kalian bukan penikmat sejati kopi karena tidak menyukai rasanya yang kuat dan pahit, maka kalian bisa memilih alternatif Café Latte karena kopi ini memiliki komposisi susu lebih banyak dengan busa susu (milk foam) yang tipis tipis. Jadi cita rasa ekstrak kopi akan tersamarkan dan rasanya akan cenderung milky, sangat pas untuk kalian yang tidak menyukai kopi pahit karena berbagai alasan. Dan tidak ketinggalan sajian Latte art diatas Café Latte yang menambah keindahan minuman ini, rasanya jadi sayang untuk diminum.

Selanjutnya untuk menu non-kopi di Peridot tidak terlalu mengesankan bagi saya, tidak bisa dibilang enak banget dan tidak bisa dibilang tidak enak, ya standart lah. Untuk menu Mochacinno Frappe cukup enak dan menyegarkan, cocok untuk kalian yang menginginkan es kopi dengan sensasi rasa manis dan menyegarkan. Untuk rasa Iced Chocolate nya tidak ada yang special, namun cukup menyegarkan dan cocok untuk kalian yang tidak ingin minum kopi. Jadi menu mana yang recommended? Silahkan kalian tentukan sendiri sesuai selera dan kebutuhan. Jadi silahkan berkunjung ke Peridot Coffee & Tea, buka mulai jam 11 siang sampai jam 11 malam.






1 comment:

  1. Mantap bahasannya bro,
    sekali kali ke karanganyar dong broo, bahas makanan daerah karanganyar juga ahahaha

    ReplyDelete

Booking.com

Categories

Enter your email below to get the latest updates.. It's Free!!

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner