Mengapa Terjadi Ketegangan Antara Golongan Pemuda Dan Golongan Tua Dalam Menentukan Proklamasi?

Mengapa terjadi ketegangan antara golongan pemuda dan golongan tua dalam menentukan Proklamasi jelaskan?

Jawaban: Penyebab terjadinya ketegangan antara golongan muda dan golongan tua adalah bagaimana cara Indonesia merdeka. Golongan Muda menginginka Indonesia merdeka sendri sedangkan golongan tua masih menunggu janji kemerdekaan yang akan diberikan oleh pemerintah Jepang.

Apa perbedaan dan persamaan pandangan antara golongan tua dan golongan muda?

Perbedaan: – Golongan Muda (Sukarni, Sayuti Melik, B.M Diah dan Sudiro) mereka berpendapat bahwa proklamasi kemerdekaan RI harus dilakukan secepat-cepatnya. – Golongan Tua (Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta dan Achmad Soebardjo) mereka berpendapat bahwa proklamasi kemerdekaan RI harus di siapkan secara matang melalui PPKI.

Mengapa muncul perbedaan antara golongan pemuda dan golongan tua mengenai saat yang tepat untuk?

Jawaban. Menjelang kemerdekaan 17 Agustus 1945, terjadi perbedaan pendapat antara golongan muda dan golongan tua yang diwakili oleh Presiden Soekarno. Golongan tua tidak ingin lagi adanya korban yang jatuh dalam proses proklamasi.

You might be interested:  Pertanyaan: Mengapa Kita Harus Merawat Hewan Dengan Baik?

Jelaskan apa yang dimaksud dengan golongan muda dan golongan tua?

Golongan tua berpendapat bahwa proklamasi didiskusikan terlebih dahulu dengan PPKI. Ini berbeda dengan Golongan muda yang ingin kemerdekaan diproklamasikan segera, setelah Jepang menyerah dan sebelum datangnya pasukan Sekutu (termasuk Belanda) ke Indonesia.

Bagaimanakah perbedaan pendapat golongan muda dan golongan tua mengenai pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan?

Golongan muda, memiliki pendapat bahwa: Pelaksanaan proklamasi kemerdekaan tidak melalui PPKI karena PPKI dianggap sebagai badan buatan pemerintah Jepang. Proklamasi dilaksanakan sesegera mungkin yaitu pada tanggal 16 Agustus 1945. Golongan tua dianggap terlalu lamban dan sengaja mengulur-ulur waktu proklamasi.

Mengapa terjadi perdebatan antara golongan muda dan golongan tua?

Jawaban. Jawaban: Perdebatan antara golongan tua dengan golongan muda menjelang proklamasi kemerdekaan Indonesia terkait tentang Golongan tua berpendapat bahwa proklamasi didiskusikan terlebih dahulu dengan PPKI, untuk mencegah pertumpahan darah dengan pasukan Jepang yang masih berada di Indonesia.

Siapa sajakah yang termasuk dalam golongan muda?

Beberapa nama yang sering disebut sebagai golongan muda ini, antara lain Sukarni, Chairul Saleh, Yusuf Kunto, dr. Muwardi, Shodanco Singgih, Wikana, Sayuti Melik, Sudiro, BM Diah, Djohar Nur, Kusnandar, Subadio, Subianto, Margono, Adam Malik, dan Armansyah.

Mengapa golongan tua menolak keinginan golongan muda untuk segera memproklamasikan kemerdekaan?

Jawaban. Pada awalnya golongan tua menolak untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia karena menginginkan proklamasi kemerdekaan dilkukan sesuai rencana sebelumnya melalui PPPKI dan mengkhawatirkan proklamasi kemerdekaan yang terlalu cepat akan menyebabkan adanya pertentangan dengan prajurit Jepang.

Apa alasan golongan tua yang diwakili Ir Soekarno menolak keinginan golongan muda mengenai proklamasi kemerdekaan Indonesia?

Alasan golongan tua yang diwakili Ir. Soekarno menolak keinginan golongan muda mengenai proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah dikarenakan belum jelasnya berita tentang kekalahan tentara Jepang dan akan melakukan pengecekan kepada Admiral Mayeda.

You might be interested:  Pertanyaan: Mengapa Logam Dapat Menghantarkan Panas Dan Listrik?

Apa yang dimaksud dengan golongan muda?

Golongan muda adalah golongan beranjak dewasa.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan Rengas Dengklok?

Peristiwa Rengasdengklok adalah peristiwa penculikan yang dilakukan oleh sejumlah pemuda antara lain Soekarni, Wikana, Aidit, dan Chaerul Saleh dari perkumpulan “Menteng 31” terhadap proklamator Indonesia yaitu Soekarno dan Hatta.

Jelaskan apa yang anda ketahui tentang Rengasdengklok?

Peristiwa Rengasdengklok adalah peristiwa penculikan yang dilakukan oleh sejumlah pemuda antara lain Soekarni, Wikana, Aidit dan Chaerul Saleh dari perkumpulan “Menteng 31” terhadap Soekarno dan Hatta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *