Sering ditanyakan: Mengapa Penyakit Polio Dapat Dicegah Dengan Imunisasi?

Penyakit polio dapat dicegah dengan pemberian vaksin apa?

Pencegahan polio dapat dilakukan dengan melakukan imunisasi polio. Vaksin polio mampu memberikan kekebalan terhadap penyakit polio dan aman diberikan kepada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Ada dua bentuk vaksin polio, yaitu suntik (IPV) dan obat tetes mulut (OPV).

Apa itu penyakit poliomyelitis?

Pengertian Polio Polio adalah sebuah penyakit yang menyerang sistem taraf pusat dan disebabkan oleh infeksi virus yang sangat mudah menyebar. Penyakit ini sangat mudah menyebar terutama pada anak-anak dibawah usia 5 tahun.

Polio menyerang pada usia berapa?

Virus akan menyerang sistem saraf dan kelumpuhan dapat terjadi dalam hitungan jam. Polio menyerang tanpa mengenal usia, lima puluh persen kasus terjadi pada anak berusia antara 3 hingga 5 tahun. Masa inkubasi polio dari gejala pertama berkisar dari 3 hingga 35 hari.

Kenapa vaksin polio diteteskan melalui mulut?

Vaksin polio oral (OPV) Vaksin polio oral berisi virus polio hidup yang sudah dilemahkan. Seperti namanya, vaksin polio jenis ini diberikan dengan cara diteteskan langsung di mulut. Pemberian vaksin polio oral bertujuan untuk membentuk antibodi yang mampu menangkal dampak buruk yang bisa disebabkan oleh virus polio.

You might be interested:  Sering ditanyakan: Mengapa Islam Menerapkan Adanya Khiyar Dalam Proses Jual Beli?

Penyakit apa saja yang dapat dicegah dengan vaksin?

Berikut ini daftar penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

  • hepatitis B;
  • poliomyelitis;
  • tuberkulosis;
  • difteri;
  • pertusis;
  • tetanus;
  • pneumonia dan meningitis yang disebabkan oleh Hemophilus Influenza tipe b (Hib); dan.

Berapa macam penyakit yang disebabkan oleh virus dapat dicegah dengan cara vaksinasi?

Berikut ini adalah 10 penyakit yang bisa dicegah dengan vaksin:

  • Campak. Campak adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dari golongan paramixovirus melalui dari udara.
  • 2. Batuk Rejan (Pertusis)
  • 3. Flu.
  • Polio.
  • Infeksi Paru-Paru atau Pneumonia.
  • 6. Tetanus.
  • 7. Meningitis (Radang Selaput Otak)
  • 8. Hepatitis B.

Bagaimana cara pencegahan dan penyebaran virus polio?

Cara Penularannya

  • Virus yang masuk ke tubuh melalui mulut dan menginfeksi saluran usus.
  • Cara penularan polio juga bisa melalui paparan kotoran pengidap polio.
  • Percikan ludah saat pengidapnya bersin atau batuk.
  • Melalui makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi kotoran atau percikan yang mengandung virus polio.

Mengapa virus polio menyebabkan kelumpuhan?

Penyakit polio adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus polio. Virus dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui rongga mulut, kemudian masuk ke saluran pencernaan, aliran darah dan akhirnya ke sistem saraf pusat. Masuknya virus ke sistem saraf pusat dapat menyebabkan kelumpuhan pada penderitanya.

Mengapa penyakit polio sangat berbahaya?

Polio adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus bernama poliovirus. Virus tersebut bisa menyebabkan kelumpuhan baik sementara maupun permanen. Selain itu, polio juga bisa mengganggu saraf pernapasan, sehingga pengidapnya kesulitan bernapas. Kondisi inilah yang membuat polio bisa membahayakan nyawa pengidapnya.

Bagian manakah dari sistem gerak yang rusak akibat virus polio?

Liputan6.com, Jakarta Poliomielitis atau polio adalah penyakit menular yang disebabkan oleh poliovirus. Virus ini menyerang sistem saraf pusat, menyebabkan nyeri atau merusak saraf motorik, sehingga menyebabkan kelumpuhan otot atau ketidakmampuan untuk menggerakan tungkai atau bagian tubuh lain.

You might be interested:  Sering ditanyakan: Jelaskan Mengapa Bisa Terjadi Konflik Sosial?

Polio menyerang bagian tubuh apa?

Virus ini menyerang sistem saraf pusat, menyebabkan nyeri dan merusak saraf motorik, sehingga membuat pengidapnya mengalami kelumpuhan otot atau ketidakmampuan untuk menggerakkan bagian tubuh tertentu. Penyakit ini terbagi atas beberapa tipe. Apa saja tipe pengidap polio?

Apa akibatnya jika anak terserang polio?

Polio adalah penyakit yang menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan, terutama pada ekstremitas bawah dan lebih sering menyerang anak – anak. Penyakit ini bisa menyebabkan kematian jika kelumpuhan tersebut terjadi pada otot pernapasan atau tenggorokan.

Imunisasi polio diberikan pada usia berapa?

Vaksin polio tetes diberikan 4 kali, yaitu saat bayi baru lahir atau paling lambat saat usianya 1 bulan. Selanjutnya, vaksin diberikan secara berturut-turut di usia 2 bulan, 3 bulan, dan 4 bulan. Sementara, vaksin polio suntik diberikan 1 kali, yaitu pada usia 4 bulan.

Kapan dilakukan vaksin hepatitis B?

Vaksinasi hepatitis B dianjurkan untuk dilakukan pada bayi baru lahir dan saat usianya mencapai 18 bulan. Selain itu, vaksin hepatitis B juga perlu diberikan kepada orang dewasa, khususnya yang memiliki faktor risiko untuk terkena hepatitis B, seperti: Memiliki pasangan yang menderita hepatitis B.

Bolehkah bayi minum susu setelah imunisasi?

Tidak ada bukti ilmiah di dunia medis bahwa minum susu setelah pemberian vaksinasi DPT dapat merusak kandungan vaksin DPT. Sehingga Anda tidak perlu khawatir mengenai hal tersebut. Yang perlu diperhatikan adalah apakah anak Anda demam setelah diimunisasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *